Menjadikan Artikel Sebagai Investasi dan ‘Digital Asset’

60 views

Kadang saya sebagai penyedia jasa penulis artikel sering mendapat pertanyaan sekaligus nyinyiran misalnya: "Kok artikelnya mahal sih gan?"

Kalau di posisi anda, kira-kira apa jawaban yang akan anda berikan?

Kalau saya sih jawabnya, "gan tau nggak kalo artikel itu bisa jadi media investasi dan digital asset loh!"

Oke deh kali ini saya akan coba ulas lebih jauh tentang maksud dari artikel bisa dijadikan sebagai digital asset dan juga investasi.

Baru denger istilah “asset digital” atau “investasi artikel”? hehe

Sepertinya ini istilah penting yang harus dipopulerkan di tahun 2020 ini. ya, biar ada banyak orang yang ”ngeuh” kalau ternyata investasi bukan hanya dalam saham atau forex, tapi juga bisa investasi dalam artikel.

Hindari mindset buruk berikut ini..

Kalau Saran saya sih sebaiknya Anda hindari mindset buruk yang sering berpikir bahwa kita percuma membeli artikel dengan harga mahal. "Buat apa sih beli artikel biaya mahal-mahal?"

Kalau menurut saya sih itu adalah mindset jelek yang sebaiknya coba dihindari..

Kalau kita berpikir sesuatu atau tertarik dengan sesuatu yang murah dan murahan, jangan harap deh dapat sesuatu yang bagus dan berkualitas serta memberikan impact keuntungan.

Artinya begini.. Kalau Anda memang mau artikel yang bagus dan berkualitas, jangan takut dengan harga artikel yang mahal. Selama artikel itu bisa menghasilkan Return of investment (ROI) yang besar, IT'S OK kan?

Seringkali; "Harga Berbanding Lurus dengan Kualitas"

Sepertinya tidak hanya berlaku dalam penulisan artikel saja sih, prinsip "ada harga ada kualitas" memang berlaku dalam banyak hal. Termasuk juga dalam penulisan artikel, kalau penulis dibayar mahal tentu Mereka bisa mengerjakannya dengan lebih fokus dan serius.

Tapi kan...

Ya saya tahu bahwa Sebagian besar orang diantara kita memang menginginkan sesuatu yang "berkualitas" dengan harga yang "minimalis", ya gak?

Ya kalo anda memang mencari jasa penulis artikel yang murah tapi kualitasnya tidak murahan, order aja artikelnya di artikel press.com ya.. hehe

Artikel Sebagai Digital Asset, Maksudnya?

Begini... Ada salah satu mentor search engine optimization (SEO) saya yang orangnya humble dan tidak show up serta selalu berbagi ilmu dan tidak pelit..hehe mengatakan bahwa backlink itu adalah "digital asset.."

Loh kan dia bilang backlink bukan artikel...

Ya dia memang bisa dibilang bahwa baking adalah digital asset. Tapi dari situ saya juga bisa menyimpulkan bahwa "artikel" juga bisa jadi digital asset lho..

Faktanya?

Oke saya akan bahas nanti di poin "investasi" ya..

Jadi begini, ketika kita membangun sebuah artikel atau sebuah backlink untuk optimasi website atau blog kita, maka kita harus bisa berhati-hati. Kita tidak boleh memasukkan sesuatu hal yang buruk pada website kita termasuk juga backlink ataupun artikel.

Misalnya dalam dunia SEO, kita tidak boleh memasukkan atau memberikan link spam terhadap domain website kita. Ya karena itu buruk akan jadi "toxic" buat website bahkan beresiko terkena penalty bahkan bisa buat website kita gak naik-naik atau bahkan terjun bebas.

Demikian juga dengan artikel, kita jangan asal posting artikel di website kita. Akan tetapi kita harus pastikan bahwa artikel yang akan kita posting itu bisa jadi aset digital yang bertahan lama. Bahkan kalau perlu bisa mendominasi halaman pertama dengan jangka waktu yang lama atau bahkan selama-lamanya.. Mau atau mau?

Investasi dalam Artikel, Begini Maksudnya..

Nah kemudian juga selanjutnya kita bahas tentang menjadikan artikel sebagai media investasi. Selama ini mungkin sebagian dari kita populer dengan investasi reksadana, investasi saham dan lain sebagainya.

Kali ini saya akan mengusung istilah "investasi artikel" haha

Ya betul sekali, mungkin bisa dikatakan ini adalah teori investasi baru yang memungkinkan kita untuk bisa menjadikan artikel sebagai media investasi yang menghasilkan bahkan untuk jangka waktu yang panjang.

Kalau kita mau menjadikan artikel sebagai media investasi, lalu "how to measure it?" bagaimana cara mengukurnya..

Kenapa harus diukur? Ya jelas sekali bahwa orang yang namanya kekasih kita harus punya gambaran berapa kira-kira return atau keuntungan yang bisa kita dapatkan.

Misalnya: Kita beli satu artikel = Rp.50.000, berapa keuntungan yang bisa didapatkan dari artikel tersebut?

Jawabannya tentu akan bergantung pada model atau jenis monetisasi yang akan kita gunakan pada website atau blog kita..

Jelas kali bahwa sebuah website atau blog bisa kita monetisasi dengan menggunakan beberapa pilihan cara diantaranya:

  • Partner iklan seperti Google AdSense, dll
  • Program CPA; Addcenter, ecomobi, dll
  • Affiliate Marketing, dll

Selain monetisasi di atas, juga sebetulnya masih banyak media ataupun cara monetize sebuah website atau blog menggunakan beberapa layanan lain.

Bukti Artikel Bisa Jadi "investasi"; How to Measure It? 

Nah kali ini saya akan memberikan bukti bahwa sebuah artikel bisa kita ukur dari penghasilan yang bisa kita dapatkan dari setiap artikel yang diposting. Kali ini saya akan mengambil contoh sebuah screenshot penghasilan dari Google AdSense.

Bukti screenshot penghasilan Google Adsense ini saya dapatkan dari salah seorang mastah Google Adsense dan juga search engine optimization Irfan Taufik dalam blog resminya irvantaufik.me.

tikel bisa jadi media investasi

Dari data tersebut kita bisa mengetahui bahwa, setiap artikel yang kita posting dan terpasang iklan Google AdSense, itu bisa kita tracking Berapa penghasilan yang bisa didapatkan dari setiap artikel tersebut.

Dalam screenshot diatas, penghasilannya sangatlah mantap sekali bahwa dalam 2019 saja, 1 artikel sudah bisa menghasilkan ribuan dolar. Jadi kalau ada bukti seperti ini, masih mau bilang Beli artikel itu mahal?? hehe

PS: Oh ya itu, cara tracking-nya gimana? Mudah, tinggal setting dan lihat di Google Analytic aja..

Lastly

Terakhir saya ingin katakan bahwa investasi dalam artikel memang bisa jadi salah satu hal yang menguntungkan.

AKAT TETAPI...

Nah Disini saya akan memberikan pengecualian atau akan tetapi nya. Ya kita butuh fokus dan Butuh serius mengembangkan sebuah website atau blog.

Apalagi jika kita mau membidik kata kunci yang kompetitif, tentu kita tidak hanya butuh investasi dari segi konten artikel saja. Akan tetapi juga harus investasi dalam backlink sebagai bagian dari upaya engine optimization (seo).

Penting juga untuk diingat bahwa “investasi dalam artikel bukan selalu harus berarti berapa banyak artikel yang dipublish, tapi berapa banyak konten artikel yang bisa menguasai halaman #1”

Nah jadi, jangan hanya berpikir bagaimana cara buat banyak artikel, tapi pikirkan bagaimana cara buat artikel yang SEO Frienly dengan struktur dan standar SEO terupdate agar mudah meranking dan mudah pula masuk ke halaman teratas.

Udah paham tentang teknik menulis artikel SEO Friendly?

Oke deh kapan –kapan saya tulis di tulisan lain waktu, atau kalau mau lebih mudah langsung aja order artikel jadinya ke kita (artikelfresh.com), anda tinggal posting aja dan tunggu artikelnya naik.. wkwk

Begitu kira-kira.. Berminat untuk mencobanya?

Oh ya kalau mau order artikel; agar artikel di artikelfresh.com aja..hehe

banner 728x90

Leave a reply "Menjadikan Artikel Sebagai Investasi dan ‘Digital Asset’"

Author: 
    author