Membangun Blog dengan Teknik “Pillar Post”

109 views

Oke kali ini saya akan sharing Bagaimana caranya membangun sebuah blog dengan teknik ke pillar Post. Teknik ini bisa dibilang cukup mudah dan simple, juga bisa kita gunakan dan aplikasikan dalam blog yang didominasi oleh artikel dengan jumlah kata yang minim. Selain itu Teknik ini juga cukup bagus digunakan sebagai salah satu upaya optimasi SEO.

Teknik ini juga ternyata memang bukan hanya bagus untuk sEO saja juga sangat bagus untuk menambah nilai reputasi dan authority website anda. Disamping itu Teknik ini juga akan memudahkan para pembaca dalam menemukan konten apa saja yang harus dibaca di dalam artikel tersebut melalui apa yang disajikan di dalam pillar post tersebut.

Apa itu "pillar Post"?

Pillar post adalah posting blog yang yang akan memperkuat reputasi blog Anda sebagai sumber pilihan untuk konten yang baik di blog/web Anda. Biasanya konten yang ada dalam pillar post ini adalah konten yang cukup dalam (deep) dan spesifik mencakup semua.

Pillar content ini sebaiknya memang ditulis dengan telit, kaya akan keywords, meningkatkan engangement dan merupakan jenis informasi yang akan menarik pengunjung "berulang" ke situs Anda berulang kali.

Sebetulnya teknik pillar post ini hampir sama dengan ketika anda menerapkan teknik hub & spoke yang sudah saya ulas sebelumnya. Sebelum membuat sebuah pillar post, kita diharuskan untuk membuat konten spesifik dulu (seperti spoke konten).

Apa untungnya teknik Pillar Pos?

Kalau berbicara keuntungan sebetulnya memang cukup menguntungkan juga karena konten yang ditulis biasanya memang konten yang berkualitas dan juga mendalam serta jumlah artikelnya panjang. Lalu kemudian dalam artikel itu kita menyisipkan link terhadap beberapa posting lain di blog yang sama tentang apa yang dibahas.

Hal itu tentu akan sangat bagus untuk mesin robot SEO melakukan Crawling ke banyak Posting yang kita lakukan. Artikel banyak dengan kayak gitu tentunya akan sangat bagus untuk Seo dan juga akan sangat bagus untuk para pembaca. Mereka bisa membaca dengan lebih detail dan lengkap apa yang mereka ingin mendapatkan.

Teknik Penerapan Pillar Post di Blog

Kemudian mungkin sebagian dari Anda banyak yang belum mengetahui bagaimana cara penerapan dan cara membangun website atau blog. Sebetulnya sangatlah mudah dan sangat praktis Anda tinggal melakukan beberapa hal berikut.

Langkah 1: Tentukan tema blog

Pertama Anda harus Tentukan terlebih dahulu Apa tema blog yang akan Anda bangun. Misalnya ambil saja anda mau bangun blog dengan nieche wisata atau travel.

Langkah 2: Riset keyword

Langkah yang kemudian perlu dilakukan adalah meriset keyboard. Silakan Anda ambil disini yang spesifik jangan gunakan keyword yang main utama. Anda bisa gunakan longtail atau spesifikasi keyword. Misalnya: "Floating market lembang", "tangkuban perahu", "the lodge maribaya", Bandung indah plaza, ubertos, dll.

Langkah 3: Buat minimal 50 artikel

Setelah itu Anda buat saja minimal Misalnya 50 artikel untuk ada spesifik tersebut. Anda bisa tulis tidak perlu banyak cukup dengan 300 kata atau 400 kata juga bisa dilakukan.

Langkah 4: Tunggu sampai artikel ke indeks

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah di mana Anda harus menunggu sampai artikel itu terindex. Anda tidak perlu menggunakan cara tertentu agar cepat terindex, sebaiknya Biarkan saja secara natural.

Langkah 5: Buat Pillar Post

Setelah itu barulah Kemudian Anda bisa membuat sebuah pillar post dengan menggunakan keyboard yang lebih umum dan set volume tinggi. Akan tetapi tentunya memang harus berhubungan dengan apa yang ada di posting 50 itu.

Misal: 10 Tempat wisata di bandung yang lagi hits, 7 Mall yang Wajib dikunjungi saat kamu di bandung, dll.

Langkah 6: Kasih Backlink ke Posting artikel

Dalam pilar pos tersebut Anda jelaskan dengan bahasa umum secara singkat tentang gambaran beberapa tempat wisata ataupun mall yang ada di Bandung. Lalu untuk lebih detailnya Anda bisa berikan link ke posting artikel lain yang lebih mendalam sudah anda buat.

Mengenal ragam jenis Pillar Post

Nah perlu diketahui juga bahwa dalam penulisan sebuah posting pillar, ada beberapa tipe dan jenis yang bisa kita pilih dan gunakan. Kita bisa memilih dan menggunakan tipe atau jenis mana saja sesuai dengan yang kita inginkan. Apa saja beragam jenis yang dimaksud? Simak di bawah ini:

1. How To (Panduan)

Jenis pilar pos pertama yang bisa kita gunakan adalah jenis tipe  how to atau juga bisa disebut dengan cara atau juga panduan. Ya Ada mungkin sudah paham dan sudah tahu bagaimana contohnya. Misalnya: "Panduan optimasi Seo 2019 Terupdate", dll.

2. Posting List

Kemudian tipe atau jenis selanjutnya adalah tipe posting list. Ini juga sangat banyak sekali bisa kita temukan dari banyak sumber. Bahkan kalau kita coba searching di mesin pencari seperti Google, kita bisa menemukan banyak contohnya. misal: 15 cara mudah membuat konten SEO Friendly, dll

3. Guide to Do

Jenis selanjutnya adalah sebuah panduan untuk melakukan sesuatu. Apa bedanya jangan How to? Kalau How to biasanya hanya menjelaskan tentang apa yang mungkin kita ingin jelaskan. Tapi duit duduk lebih pada apa yang di cari oleh para pembaca diantaranya misal: Panduan cepat agar blog diterima adsense

4. Content Curration

Selanjutnya jenis Posting yang masuk dalam kategori pillar post adalah content curration. Selama ini kita juga sudah populer dengan istilah tersebut, lebih detail saya akan bahas di artikel lain. Namun disini saya kasih tau contohnya misal; 45 Kata mutiara soal kehidupan, dll

Disamping beberapa pilihan tersebut masih ada banyak jenis lainnya juga yang mungkin bisa kita temukan dari yang namanya "pillar post"

banner 728x90

Leave a reply "Membangun Blog dengan Teknik “Pillar Post”"

Author: 
    author